45. Perasaan Tersendiri

1776 Kata

"Sudah selesai Pak?" tanya Elsa memberanikan diri bertanya sambil berjalan di belakang Vian. Vian hanya menoleh ke arahnya, kemudian memasuki mobilnya. Elsa pun kemudian bergegas ikut memasuki mobil Vian. "Ini tadi lebih cepat daripada dua Cafe sebelumnya Pak, apa tidak apa apa Pak?" Elsa berusaha meyakinkan agar Vian menjawab pertanyaannya. "Laporan sudah kamu bawa, untuk soal tempat dan menu saya kira kamu sudah tahu kan?" tanya Vian bergegas melajukan mobilnya. "Iya Pak, berarti kita pulang Pak?" tanya Elsa lagi. Vian tak menjawab, tapi dia segera menepikan mobilnya di depan sebuah apotik. Vian keluar memasuki apotik dan kemudian masuk kembali ke dalam mobil. Elsa hanya bisa mengamati Vian sambil menahan rasa perih di perutnya. "Masih ada satu tempat yang harus aku kunjungi, tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN