91. Cek Laboratorium dan USG

1790 Kata

Vian dan Elsa terlihat keluar bersama dari pintu utama Rumah Sakit Saraswati. Keduanya berjalan berdampingan, tetapi sama sama saling terdiam. Hanya terlihat Vian yang sesekali menoleh ke arah Elsa untuk memastikan keadaannya. Sedangkan Elsa, mukanya masih terlihat menunduk dengan segudang ketakutan yang menyelimuti. "Apa kamu benar sudah baikan?" tanya Vian mencoba membuka pertanyaan walau suasana terasa kaku. "I-iya Pak," jawab Elsa terdengar bergetar. "Jika kamu masih mual dan lemas, lebih baik kamu rawat inap saja dulu disini," ucap Vian menambahkan. "Sa-saya sudah baikan Pak," jawab Elsa masih dengan terbata. Kali ini Elsa benar benar merasa takut kepada Vian. Di dalam perjalanan tadi, Elsa merasakan sakit perut yang tidak bisa dia tahan lagi. Tubuhnya pun mulai melemah dan kelua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN