"Terimakasih banyak Mas, sudah mau mengantar aku sampai rumah," ucap Elsa segera setelah turun dari mobil Rendy. "Iya Elsa Arneta, jangan sedih lagi ya, kamu harus kuat, tetap berdoa untuk yang terbaik. Yach!" Sambil menggenggam pundah Elsa mencoba menyalurkan kekuatannya. "Iya Mas, aku percama sama Dokter Rendy yang membantu penyembuhan mama. Terimakasih banyak Mas, hati hati." jawab Elsa dengan senyumnya yang tulus. Elsa kemudian memasuki rumahnya setelah Rendy menjalankan mesin mobilnya. Lambaian tangannya mengiringi kepergian Rendy. Elsa sebenarnya menyadari kalau Rendy ada perasaan untuknya, tapi Elsa berpura pura tidak mengerti karena hanya ingin menganggap Rendy sebagai temannya. Elsa selalu menciptakan jarak setiap kali Rendy ingin mendekat kepadanya. Bagi ELsa, dia mengganggap

