Terkadang, saat mencintai seseorang kita harus siap dengan dua kemungkinan; ditinggalkan atau meninggalkan. Keduanya sama-sama sulit dan menyakitkan, untuk itulah, jika kau mencintai seseorang, jangan cintai mereka sepenuh hati, karena saat mereka pergi, kau tidak akan mempunyai apa-apa lagi selain rasa kebas yang menyiksa. Zade percaya dengan hal itu, namun dia sudah terlanjur mencintai Dean dengan sepenuh hatinya. Memberikan apa yang sekiranya masih ia miliki. Dean adalah penyelamatnya, cinta setengah isi tidak pantas untuk cowok seperti dirinya. Dean pantas mendapatkan lebih. Untuk itulah, sekarang dia berada di sini, menunggu seseorang yang Asra bilang dapat membantunya. "Rileks Za, kayak mau ketemu hantu aja." Asra terkikik geli, menyesap kopi di depannya dengan apresiasi yang luar b

