Bab 31

1056 Kata

BELENGGU Bab 31   Ketika Demian bangun pagi ini, ia tidak menemukan Jovanca. Bahkan panggilan teleponnya juga tidak dijawab. Demian yang merasa panik, segera memacu mobilnya, ia berniat menemui Aksa, karena hanya dia satu – satunya sahabat bagi Jovanca. Pagi itu, matahari bahkan belum terbit sempurna, ketika Demian sudah berada di depan pintu rumah Aksa. Tanpa henti ia menekan bel, yang terpasang di sisi pagar. Aksa membuka gorden jendelanya, merasa terganggu dengan suara itu. Ia melihat Demian berdiri di sana, sesekali berjalan mondar – mandir dan terlihat gelisah. “Demian? ada apa?” tanya Aksa, yang ikut panik ketika melihat Demian. Pria itu bahkan hanya mengenakan piyama tidurnya. “Jovanca, apa kau tahu di mana dia?” kata Demian dengan suara sedikit mengeras. “Jovanca pergi?” s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN