Regan melihat ponselnya dengan kesal, sejak setengah jam yang lalu ia mengirim pesan pada Tif tidak ada balasan sama sekali dari perempuan itu. Dia tidak pernah menjadi orang terakhir yang memberikan pesan dalam sebuah percakapan. Biasanya selalu ia yang tidak pernah membalas chat. Setelah menolak ajakan pulang bersama tadi siang, wanita itu pun tidak membalas pesannya hingga sekarang hingga membuat ia gila. Regan terganggu dengan kenyataan bahwa ia gusar karena menunggu sebuah pesan dari seorang wanita. Mengapa dirinya bisa seperti ini? Memangnya siapa wanita itu hingga bisa membuat dirinya bertingkah seperti remaja yang hilang akal. Karena itulah ia sekarang berada di tempat ini. Sebelum ia mengenal Tif, dirinya memang sering kali menghabiskan waktunya disini sepulang kerja maupun akh

