"Membungkam dia untuk selamanya?" Darrel mengulangi apa yang baru saja dikatakan oleh Elma. Wanita tua itu menampakkan ekspresi wajah tak suka. Mungkin dia sedang membayangkan jika Lindsey tergeletak kaku tak bernyawa. "Sudahlah. Aku tak tertarik untuk bertanya tentang hal itu. Kau sungguh kejam jika menyangkut pautkan wanita selugu Lindsey dalam hidupmu yang gelap itu, Darrel! Seharusnya kau tak menikah saja!" Elma berkacak pinggang sebelum akhirnya memilih pergi dan meninggalkan Darrel seorang diri. Pinggul besar wanita itu bergerak teratur. Langkahnya mantap dan panjang-panjang. Tindakannya juga gesit setiap kali melakukan sesuatu. Diam-diam, Darrel bersyukur juga memiliki pelayan seperti Elma. Meskipun mulutnya tak bisa dikontrol, tetapi dedikasinya cukup besar. Darrel berjalan k

