Wajah Faisal merah saat Alisa mengatakan seperti itu, perkataan ALisa ditujukan juga padanya. Lelaki itu semakin marah, ia terlihat lkeluar dari ruang isdang dan melepon seseorang. ‘Sa, apa yang kamu lakukan, aku sudah bilang, jangan datang ke sini’ Farel membatin menatap Alisa dengan khawatir. Alisa menceritakan semuanya tentang kejadian saat di jalan, di mana saat itu Farel menurunkannya di tol, ia berharap kebenaran yang ia ucapkan, membuka mata para penuntut suaminya. “Apa benar saudara Pak Farel mengucapkan kata-k********r?” “Dari kami menikah sampai saat ini, suami saya tidak pernah melakukan pemukulan baik kata-kta kasar, dia hanya mendiamkanku jika dia marah,” ujar Alisa. Faisal merasa sangat marah mendengar kesaksian Alisa, tatapan semua orang mulai melihat ke arah Faisal den

