Taksi yang di tumpangi oleh Baim berhenti di depan rumah Cinta. Ia sepertinya sudah sangat rindu sehingga begitu tiba di Jakarta bukan nya pulang kerumah malah langsung menuju rumah Cinta. Bahkan, cowok itu memilih balik ke Jakarta dari pada ikut kedua orang tuanya pulang ke Aceh. Remaja tanggung itu benar-benar sedang kasmaran tingkat dewa sepertinya. Setelah membayar taksi, ia mengambil tas nya dan langsung keluar untuk menuju rumah Cinta. Tak Tak Tak Dengan sengaja ia membenturkan patukkan kunci pagar dengan keras agar si pemilik keluar. Ia benar-benar sudah tidak sabar ingin melihat gadis itu. Kembali ia mengulangi nya. Dan,tidak lama kemudian pintu rumah terbuka. Senyum Baim merekah dengan lebar ketika melihat Cinta lah yang keluar. Gadis itu sempat terkejut melihatnya berdiri

