Epilog

318 Kata

13 tahun kemudian... Nai nampak terburu- buru begitupun dengan Jello terlebih si kembar Abraham dan Hariska. Nai sibuk mencari sepatunya sedangkan Jello meminum s**u dan kedua adik kembarnya berlari kesana kemari karena hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. ‘’Mah, lihat sepatu Nai?’’ tanya Nai. Jello melihat kakaknya dan menunjuk ke tempat sepatu. ‘’Disana...’’ jawab Jello. ‘’Mah, Jello berangkat... mau ke galerry.’’ Jello berlari cepat keluar rumah. Nai menemukan sepatunya dan langsung di pakai. “Mah, Nai keluar dulu... mau terapi ’’ Nai keluar terakhir si kembar mereka memakai tas dan berpamitan ‘’Mah, Abra sama Riska pergi dulu ya, busnya udah ada di depan... dadah mamah.’’ Kata mereka berdua sambil berlari. Key dan Rey hanya diam terpelongo. Ke empat anaknya kini

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN