Tiga Puluh Satu

1061 Kata

Lalu lalang di depan kaca jendela besar yang membatasi antara kafe dengan trotoar menjadi pemandangan bagi para pelanggan kafe Laguna. Musik romantis milik Ed Sheeren mengalun merdu. Memberikan hipnotis untuk mengingat kenangan di masa lalu. Entah kenangan sedih yang ingin dilupakan atau kenangan manis yang selalu diingat. "Lagi mikirin apa?" tanya suara bariton di seberang meja. "Nggak ada," jawab Mae cepat. Tidak ingin membuat Martin cemas. Martin menarik jemari Mae yang berada di atas meja dan meremas lembut. "Ingat aku ada di sini. Jangan menyimpan semua beban itu seorang diri." "Aku ingat kok. Kamu selalu mengatakan hal itu berulang kali. Jadi, mana bisa aku lupa," balas Mae yang sukses membuat Martin tertawa. Ini bukan pertama kalinya Mae bertemu dengan Martin. Mereka bertemu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN