Forty Five

1101 Kata

Enam bulan kemudian... "Kamu lihat kan jika pilihan Ibu selalu benar." "Ya. Tidak heran perusahaan kita maju pesat. Hanya saja kesibukan Ibu membuat aku tumbuh seorang diri." Hera menarik napas panjang. "Maafkan Ibu. Setelah kepergian ayahmu, Ibu harus berperan sebagai kedua orang tuamu. Oleh karena itu Ibu memutuskan untuk mengorbankan kebersamaan kita demi masa depanmu." "Haruskah aku berterima kasih akan itu?" "Tidak perlu dan Ibu tahu kamu tidak akan berterima kasih untuk hal itu. Tapi, berterima kasihlah karena Ibu-lah yang membuatmu bertemu dengan istrimu," dengus Hera di sela-sela makan malamnya bersama dengan Edward pada malam minggu seperti yang biasa mereka lakukan. "Ya. Lalu haruskah aku memberikan Ibu mobil Ferrari atau apapun yang Ibu inginkan?" tawar Edward. "Tidak per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN