Athes menatap Miranda yang tengah tertidur pulas dalam dekapannya. Wajah yang cantik, bulu mata lentik, hidung mancung dan mungil serta bibir ranum nan penuh dan indah membuat Miranda pantas mendapatkan banyak pujian dari orang-orang yang melihatnya. Berparas sempurna, tentu Athes yakin banyak pria yang menginginkan wanitanya itu. Hanya saja, hari ini Miranda membuktikan bahwa selama lima tahun Miranda tidak pernah berkencan dengan pria mana pun. Ya, milik Miranda masih sangat sempit, sama seperti pertama kali Athes menyentuh wanita itu. Kini Athes membawa tangannya menyentuh seluruh wajah Miranda. Menulusuri setiap jengkal kulit indah dan mulus wanita yang begitu dia cintai itu. Hati Athes menjadi tenang. Karena Miranda hanya akan menjadi miliknya. Tidak peduli dengan apa yang akan terja

