22.

824 Kata

Semenjak Arfaan menyatakan perasaan dia yang sesungguhnya, kini ia dan Nara resmi menjadi sepasang kekasih sungguhan. Seperti saat ini, mereka kembali menghabiskan waktu berdua, menyempatkan kebersamaan di waktu luang sebelum kembali ke rutinitas aktifitas masing-masing. "Arfaan, sekalian borgol aja deh tangan aku." dengus Nara dengan wajah kesalnya. Bagaimana tidak kesal? dari bertemu sampai sekarang, Arfaan terus memegang sebelah tangan Nara. bahkan saat menyetir tadi pun Arfaan juga memegang tangannya. "Waah, ide bagus tuh! boleh juga di coba." cengir Arfaan cengengesan. Inilah resikonya punya pacar seperti Arfaan, terlihat cool memang dari luar, tapi menyebalkan luar dalam bagi Nara. Nara ingin mengatakan sesuatu lagi, tapi ia urungkan begitu matanya menangkap sosok wanita cantik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN