Tidak pernah terpikir oleh Ruth, kalau kematian papanya ternyata ulah dari para iblis tamak yang selama ini juga menggerogoti warisannya. Andai sejak awal tahu, tidak akan dia biarkan mereka hidup lebih lama. Bersenang-senang di atas genangan darah papanya. Jantung papanya sudah dikuburkan di makamnya. Dikembalikan ke tempat seharusnya. Berharap semoga setelah ini papanya bisa beristirahat dengan tenang di sana. Karena segala ketidakadilan dan kesakitannya, telah Ruth balas tuntas. Fennie masih dikurung di villa terpencil dengan penjagaan ketat. Menunggu anaknya lahir, barulah nanti akan Ruth bereskan. Begitupun kakek neneknya, harus membayar apa yang telah mereka perbuat. Benar kata mereka. Semua keturunan iblis itu harus dimusnahkan. Supaya tidak jadi malapetaka di kemudian hari. Fennie

