Bab 74. Sial Berjilid Jilid Zelda

2534 Kata

Pesta usai. Menyisakan keluarga besar dan para sahabat saja yang tetap betah kumpul di sana. Langit yang tadi ketimpuk bunga pengantin masih jadi bahan olokan mereka. Masalahnya yang sudah-sudah, kutukan bunga pengantin tidak pernah meleset. Langit sendiri tidak ambil pusing. Baginya terlalu menggelikan hanya karena tak sengaja dia dan Zelda tubrukan setelah kena timpuk lemparan bunga, lantas dicap berjodoh. Heeiii … hari ini mereka bahkan baru kali pertama bertemu. Bisa-bisanya mereka ngelantur seperti itu. Lagi pula dia juga ogah punya istri judes gitu. Nara sudah mengganti pakaiannya. Lega bisa duduk santai, makan, sambil ngobrol bersama mereka. Bayangkan capeknya tiga hari berturut-turut dia harus ribet make up, mengenakan pakaian pesta dan sepatu hak tinggi, juga berhadapan dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN