Bab 94. Elang Menggila

2925 Kata

Suasana hangat dan senyum bahagia mereka, seketika berubah jadi jerit panik. Suara tembakan terdengar menggelegar keras, hingga kerumunan pengunjung yang berjubel pun berhamburan tidak karuan. Kondisi yang ricuh tak terkendali, membuat mereka kesulitan menghandle keadaan di sana. Rupanya musuh sengaja memanfaatkan momen saat pengunjung bubar di penghujung acara, jadi pihak Ibra lengah. Seketat apapun penjagaan yang mereka kerahkan, tetap saja tidak bisa berbuat banyak di situasi dan kondisi seperti itu. Suara tembakan beruntun memekakkan telinga itu membuat mereka panik ketakutan. Lihat saja orang-orang di sana yang pontang-panting lari tunggang langgang menyelamatkan diri. Sampai-sampai banyak yang terluka, karena jatuh dan terinjak-injak oleh pengunjung lain. Ini bukan lagi serangan yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN