Saatnya rapat pemegang saham. Sekitar pukul sepuluh pagi, Nara dan Elang tiba di kantor Apsara Jaya Group. Henry ikut ke sana. Mereka bertemu papanya yang sudah menunggu di lobi bersama Nevan Dhafian. Jelas saja kedatangan mereka menarik perhatian para pegawai yang sudah tahu, kalau hari ini akan ada pergantian pimpinan. Gonjang-ganjing perusahaan yang sedang oleng bukan rahasia lagi. Begitupun perseteruan panas antara keluarga Wirayudha dengan keluarga Aswangga, yang berujung akuisisi saham besar-besaran dan perebutan kursi pimpinan. Masalah pribadi kedua keluarga, mereka tidak begitu peduli. Hanya ingin setelah ini Apsara bisa terselamatkan. Tak salah kalau para pegawai yang menggantungkan nasib bekerja di sana, sangat berharap pergantian pimpinan bisa membawa perusahaan kembali stabil

