42 | Cinta-1

709 Kata

Gorden ditutup, pintu dikunci, dan lampu dinyalakan. Waktu masih menunjukkan pukul lima sore, masih di hari yang sama. Sabtu. Januar menarik lembut karet kucir yang mencepol surai istrinya, tidak basah rambut Hanin, hanya area tengkuk yang sedikit lembap. Dan itu bukan poinnya. Ini tentang Hanin yang sudah menempati ranjang king-size, di mana dia terduduk saat Januar sibuk tutup gorden. Jaket Hanin sudah teronggok di ujung ranjang bersama jaket Januar, dan keduanya masih lengkap berpakaian. Di sisi tempat tidur, Januar berdiri hingga Hanin mendongak untuk saling tatap. Saat itulah tangan Januar terjulur melepas ikatan di rambut Hanin, surai panjangnya perlahan jatuh tergerai. Hanin tidak tahu siapa yang Januar pandangi saat ini, apakah dirinya ... ataukah siluet Syakila. Dagu Hanin d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN