Gadis datang ke perusahaan Rafi, suaminya. Efek kehamilan ini membuatnya ingin melihat suaminya siang ini. Gadis terpaksa berkunjung ke kantor suaminya kemudian mengajaknya makan siang di Cafe depan kantor. Gadis melangkah memasuki ruangan Rafi. Namun tak ada siapapun di sana. "Eh, ada Ibu." Sapa resepsionis. "Rafi kemana ya?" Tanya Gadis. "Pak Rafi sudah keluar. Saya lihat tadi dia ke Cafe depan, Bu." Jawabnya "Saya masih muda. Panggil Gadis saja ya? Atau kalau gak panggil bro, gaes, atau apalah. Saya gak enak dengar kata Ibu." Ucap Gadis lalu melenggang pergi. Si resepsionis hanya melongo mendengarnya. Gadis segera menuju Cafe depan. Rafi sepertinya tahu jika dia ingin makan di sana. Bahkan sebelum mengajaknya, dia telah pergi terlebih dahulu. Dalam perjalanan, Gadis memikirka

