Sudah seminggu sejak Gadis dan Rafi melakukan malam pertama mereka. Keduanya kembali sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Hanya bertemu ketika malam hari. Itupun hanya mengucapkan beberapa kata karena mereka berdua lelah. Rafi juga kasihan kepada Gadis. Rafi membiarkan Gadis untuk beristirahat sejenak untuk memulihkan kondisinya. Gadis duduk di tepi kamarnya. Menggigit jarinya dan sedang bingung dengan perasaannya yang tak karuan. Mulai kembali merias diri dan berjalan keluar ke arah pintu. Mencari lelaki yang kini menggoyahkan hatinya itu. "Mas Rafi udah pulang enggak, ya?" Gumam Gadis. Baru saja membuka pintu, wajah Gadis memerah karena ternyata Rafi juga baru keluar dari kamarnya. Keduanya menjadi salah tingkah. Terutama Gadis. Ketika mengingat apa yang terjadi seminggu yang lal

