Pagi harinya Rafi terlihat lesu dan tidak bersemangat. Yoga yang melihatnya hanya tersenyum . Dia tahu apa yang di alami oleh Bos-nya itu. "Kenapa kamu tersenyum seperti itu? Mau mengejekku." Ucap Rafi kesal. "Maaf, Bos. Tapi melihat dari ucapan mu sepertinya kamu tidak dapat jatah semalam." Kata Yoga menggodanya. "Hahaha, kamu berkata seperti itu seakan kamu sudah lebih pengalaman dariku." Kata Rafi tertawa. "Bos jangan meremehkanku. Asalkan Bos tahu saja, ya? Semua wanita bertekuk lutut di hadapanku." Kata Yoga menyombongkan diri. "Benarkah? Bukankah baru-baru ini kamu diselingkuhi." Ledek Rafi. Yoga terdiam sesaat, setelah itu kembali tertawa. "Mau bagaimana lagi, Bos. Ternyata dia w************n" Kata Yoga tertawa. "Aku mengerti perasaanmu. Kenapa kamu tidak cari wanita lain sa

