Pak Purnomo masih termenung sejak tiba di rumahnya.Terkadang dia berfikir jika Gadis tahu segalanya, dia pasti akan marah. Gadis paling tidak suka di khianati. Dia kemudian mengambil sebuah kotak yang berisi sebuah telepon milik istrinya. Telepon itu rusak karena ikut terjatuh dari lantai sepuluh. "Papa masih aja nyimpan ponsel jadul itu? Rusak lagi." Ucap Aris. "Kamu bisa bawa ponsel ini untuk di perbaiki?" Tanya Pak Purnomo. "Buat apa, Pa? Ini cuma ponsel jadul. Ya walaupun paling keren di jamannya. Sekarang itu jamannya Android." Ucap Aris. "Mau apa tidak?" Ucap Pak Purnomo. "Baiklah. Aris coba aja." Jawabnya kemudian mengambil ponsel itu. Pak Purnomo kembali mengingat saat-saat kecelakaan itu terjadi. Andai saja dia tak mengajak istrinya datang ke perusahaan itu, mungkin saat in

