'Laki-laki itu ibarat es batu yang biarpun dingin dan beku namun dapat hangat dan meleleh seiring berjalannya waktu.' * * * Ica mengerjapkan kedua matanya, dengan perlahan ia membuka mata. Ketika ingat akan sesuatu yang belum ia kerjakan, dengan cepat ia mengambil ponsel miliknya lalu melihat waktu yang tertera. Pukul 13:40, ia menepuk dahinya kasar. Dengan segera ia bangkit dari ranjang kemudian menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu, ia keluar dari kamar mandi lalu menggelar sajadah dan mengenakan mukena putih miliknya kemudian ia mulai melaksanakan shalatnya yang tertunda akibat ketiduran. "Assalamualaikum warohmatullah." "Assalamualaikum warohmatullah." Setelah selesai berdzikir sebentar dan melafalkan doa, dilipatnya lagi mukena yang semula ia kenakan lalu menaruhnya dite

