47. Bujuk Rayu

1521 Kata

'Banyaknya hati didunia ini tetap tak akan membuatku berpaling karena hati ini telah tertambat satu hati yaiti dirimu.' *  *  * Ica menatap sebal kearah Gus yang  sedari tadi tak mengeluarkan suara sama sekali, setiap kali ia mengajak bicara suaminya itu sama sekali tidak menanggapi dan malah sok sibuk dengan kegiatannya. Sebenarnya apa yang membuat laki-laki itu mendiamkannya seperti ini? Apakah ia membuat suatu kesalahan? Tapi apa? Tadi Fai berkata kalau suaminya cemburu, cembu-.. tunggu dulu. Apa karena ia memuji dan menceritakan perkenalan singkatnya dengan Reval waktu lalu kah? Tapi untuk apa suaminya itu cemburu? Toh mereka hanya berkenalan singkat. "Mas.." "Mas Faris..." Ica menggoyangkan lengan Gus Faris yang sok sibuk dengan bacaannya, laki-laki itu tak menanggapi. "Mas Faris

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN