34. Rumah Kita

1498 Kata

'Rumahku adalah istanaku, sejauh apapun dan seindah apapun tempat yang kita kunjungi namun tak akan dapat menghilangkan ingatan akan rumah kita.' *  *  * "Kalian hati-hati ya dijalan, sering main kesini. Awas aja kalau sampai ngelupain Bunda." Peringat Asa kepada putri dan menantunya. "Iya Bun, nanti kalau urusan Pak-.. eh Mas Faris kelar kita pasti main kesini kok Bun." Ica mengganti ucapannya yang akan memanggil Gu Faris dengan sebutan Pak menjadi Mas ketika melihat Bundanya mendelikinya. "Ya udah kalau gitu, Faris sama Ara pamit ya Bun, Yah, Za. Assalamualaikum." Setelah menyalami Ayah, Bunda dan Eza mereka berdua memasuki mobil milik Gus Faris. "Waalaikumsalam." Ica melambaikan tangannya kearah Ayah, Bunda dan Eza. Sejujurnya ia masih tak rela meninggalkan rumahnya walaupun ia ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN