'Kau masa lalu, masih membekas dihati tak dapat terlupa walaupun telah berusaha sekuat tenaga.' * * * Ica menatap sebal kearah Bundanya dan menatap sengit kearah Eza, bibirnya mengerucut sebal atas apa yang dua orang itu lakukan. Tidak, mereka tidak membuat Ica marah hanya saja mereka tidak mengizinkan Ica kemanapun dengan alasan besok adalah hari pernikahannya makanya ia tidak diperbolehkan kemana-mana. Menyebalkan sekali bukan? Hai dia sudah besar pasti dia tidak akan kenapa-napa, sebenarnya sudah satu minggu ini dia ditahan dirumah dan tidak diperbolehkan keluar rumah barang sedetikpub itu. Kejam sekali bukan? Ia seperti tahanan polisi yang mempunyai banyak dosa saja hingga diperlakukan seperti ini. "Bun, Ica cuma mau ke taman deket kompleks kita aja kok. Gak jauh, masa gak boleh

