31. Emosi (1)

1027 Kata

Flora berdiri tepat di depan sebuah pintu yang masih tertutup rapat. Perempuan itu masih menggunakan piyama. Wajahnya terlihat sangat sembab dengan rambut yang di biarkan terurai begitu saja. Rambut itu terlihat sangat berantakan. Tangan Flora terlihat menggenggam dengan sangat erat satu sama lain. Perempuan itu terlihat sekali sedang menahan emosinya. Menarik napas, Flora mulai memencet bel apartemen itu berulang kali bahkan tanpa jeda sedikitpun. "ANZEL!" Flora mulai berteriak dengan sangat keras ketika dia tidak mendapatkan respon apapun dari penghuni apartemen itu. Flora sangat tahu bahwa Anzel ada di dalam sama. Pria itu selalu ada di tempat ini setelah melakukan sesuatu yang sangat besar. Anzel akan mengurung diri nya di sini kemudian melakukan hal yang menurutnya sangat menyenan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN