Mereka saling bertatapan untuk beberapa saat. Kepala mereka sama-sama bergerak ke depan untuk mempersempit jarak di antara mereka. Mata Flora masih terlihat bengkak dengan hidung memerah namun hal itu justru membuat Flora terlihat sangat menggemaskan. Stephen bahkan sampai tersenyum tipis melihat itu. "Ini juga bukan kali pertama untuk aku," ucap Flora ketika bibir mereka hampir menyatu satu sama lain. Stephen menarik wajahnya ke belakang begitu pula dengan Flora. Stephen ingin mendengarkan Flora bicara lebih dulu. "Aku pernah melakukannya sebelumnya." Lanjut Flora lagi. Tatapannya tertuju pada Stephen sepenuhnya. Mencoba melihat bagaimana ekspresi wajah Stephen dan Flora tidak melihat perubahan apapun dari ekspresi wajah pria itu. "Kapan yang pertama untuk kamu?" Tanya Stephen. Nada

