Heliotrope 12

1738 Kata

Diiringi bias lampu kota yang menerangi sepanjang perjalanan, Calvin mengemudikan mobilnya meninggalkan area bandara Soekarno Hatta. Waktu baru menunjukkan pukul sembilan malam saat pemuda itu kembali menginjakkan kaki di tanah air dan ia bergegas untuk kembali ke rumah kakaknya agar tidak semakin malam. Tak lebih dari dua puluh empat jam pemuda itu berada di negeri tetangga, jauh lebih cepat daripada perkiraannya. Siang tadi, setelah mendengar penjelasan perawat mengenai keadaan adik tirinya, Calvin sempat dilanda gundah antara menuruti nurani kemanusiaannya untuk membantu gadis cilik itu atau menuruti egonya yang telah berkali-kali disakiti oleh Jasper serta Eliza. Pada akhirnya, Calvin memilih menuruti egonya dan kembali ke Indonesia di hari itu juga. Walaupun demikian, nuraninya terus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN