Heliotrope S2 | 01

1541 Kata

“Kok bisa sih kuat bertahan selama ini, Vin? Gak nyangka kalau ternyata seberingas ini,” Carina berdecak. Ia tengah duduk bersandar pada kepala ranjang dan merebahkan kepalanya pada bahu Calvin yang memeluknya. Waktu telah menunjukkan pukul setengah lima pagi dan ia telah terbangun sejak satu jam yang lalu. Calvin dengan tanpa dosa mengganggu tidurnya, padahal mereka baru terlelap setelah lewat tengah malam setelah melakukan percobaan pertama selepas resepsi malam tadi. “Kan udah aku bilang, remku blong,” kekeh Calvin sambil memainkan rambut hitam sepunggung Carina yang sedikit basah oleh keringat. “Namanya ujian pasti berat, tapi worth it banget. Gak nyesel ‘kan?” “Dosa dong kalau aku nyesel,” balas Carina. “Cuma kaget aja, seumur hidup tumbuh bareng, tapi baru tahu sisi kamu yang ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN