Sesuatu yang tak Calvin ketahui sedang mengontrol reaksinya. Tangan karyawan itu mulai meraih ujung kaos Calvin hendak melepaskannya. Namun, dengan sisa kesadarannya Calvin mencengkeram erat pergelangan tangan wanita itu agar tidak bertindak lebih jauh. “Hubungi istri saya, tolong!” Pinta Calvin putus asa dengan suara seraknya. “Istrimu terlalu sibuk untuk memikirkanmu, dia tidak akan menjawab teleponmu,” bantah si wanita dengan senyum miringnya. Wanita itu bahkan mengetahui intensitas komunikasi Calvin dan Carina yang semakin jarang. “Tidak, dia pasti akan datang kalau tahu saya sakit,” kukuh Calvin yang kini dengan sekuat tenaga berusaha mendorong wanita itu menjauh dari pangkuannya. Namun, wanita itu balas mendorong hingga tubuh Calvin terbaring pasrah diatas sofa. “Sudahlah, nik

