Waktu terus bergulir. Selepas kunjungan ke Samarinda, kegiatan kembali berjalan seperti biasa. Meski demikian, sebagai anak bungsu Calvin memilih untuk tinggal lebih lama di Kota Tepian. Ia hanya merasa ingin menemani kedua orang tua angkatnya lebih lama walaupun sebenarnya kondisi Danu juga sudah kembali pulih. Hanya tiga hari lebih lambat, tetapi kepulangan Calvin disambut dengan berita besar yang sangat mengejutkan. Keponakan tersayangnya benar-benar menerima pernyataan cinta sahabat baiknya, dan kini status mereka adalah pasangan kekasih yang sebenarnya. Patah hati? Sudah pasti. Namun, apa yang bisa Calvin lakukan selain menerimanya? Justru saat ini kekuatan ikhlasnya sedang diuji kembali. Meskipun terpaksa, Calvin menyunggingkan senyum serta mengucapkan selamat pada keduanya. “Aku

