Bab:24. Perubahan Elena

1279 Kata

Clara keluar dari lift sambil menggandeng lengan Damian. Langkah mereka terarah ke meja makan, tempat para pelayan termasuk Elena sedang menata sarapan. Elena tidak menoleh. Bukan karena tak tahu siapa yang datang, melainkan karena ia memilih untuk tidak peduli. Seragam pelayan membalut tubuhnya rapi. Tangannya bergerak cekatan, wajahnya tenang terlalu tenang untuk seseorang yang hatinya baru saja diremukkan. Ia menolak menatap Damian, menolak memberi reaksi sekecil apa pun. Tatapan Damian justru tertancap padanya. Tajam. Menuntut. Seolah menunggu Elena berbalik, menampakkan luka, atau setidaknya kecemburuan. Namun tidak. Elena menyelesaikan pekerjaannya, lalu melangkah ke dapur tanpa sekali pun melirik ke arah Damian. Itu menyiksa. Damian meremas pelipisnya, rahangnya mengeras. Si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN