Dave berjalan mondar-mandir sembari memegang sekotak cincin di tangannya. Segala sesuatu untuk melamar Alena malam ini sudah siap semua. Saat ini ia hanya sedang merasakan gugup. Belinda yang sedari tadi duduk di kursi pun sudah muak melihat Dave jalan seperti layaknya setrikan. "Udahlah kak, gausah gugup gitu. Gimana kalo kita latihan" "Latihan gimana? Aku gugup nih. Coba aja kamu bawa Clara kan aku bisa bercanda-canda dulu sama dia biar ngga gugup gini" ucap Dave. "Ya kan udah malem kasian Clara kalo aku bawa jadi biarin sama si bibi aja. Latihan ngelamar. Anggap aja aku kak Alena" "Iyakali yaa. Kita coba latihan deh" Belinda mengiya-kan, lalu ia berjalan mendekati Dave. Dave pun membuka sekotak cincin. Lalu ia pun menutupnya kembali d

