Bab 20

1695 Kata

“Kalau Kakak diajarin sama Kak Ibrahim, apa Kak Najma enggak akan ngajarin Lia lagi?”    Pertanyaan yang keluar dari Liana membuat senyum Najma mendadak luntur. Dia kemudian menatap Liana dengan serius. “Enggak mungkin bukan aku sepelit itu sama kamu?”   “Jadi, Kak Najma masih mau ngajarin Lia?”   Najma mengangguk mengiyakan. “Asal kamu tetap anterin aku belajar ngaji ke Kak Ibrahim,” sambungnya.   “Ya itukan harus, Kak Ibrahim sendiri nyuruh Lia ikut buat nemenin Kakak.”   “Siapa tau kamu nanti enggak mau nemenin.”   Jika hanya berduaan saja dengan Ibrahim dalam kondisi diajari mengaji Najma tidak akan bisa. Sangat berbeda rasanya jika mereka berduaan saja di dalam warnet.   Diajari mengaji oleh Ibrahim, itu seperti mimpi bagi Najma. Najma tidak menyangka jika dia mendapat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN