Bab 31

1601 Kata

Seperti janjinya pada Yusuf kemarin, Najma pergi ke warnet paginya. Hari ini Najma bisa pergi berkat perutnya yang tidak terasa sakit lagi. Rasa sakitnya ternyata hanya sampai tiga hari saja. Tiga hari sih, tapi jika bisa Najma tidak ingin merasakannya lagi.   “Assalamualaikum, Kak Yusuf.” Tidak pernah terbayang sedikit pun oleh Najma jika sosok Ibrahim yang ingin dia lihat berjalan begitu saja di ruang samping tanpa menoleh ke arahnya, padahal suaranya cukup keras saat mengatakan salam.   “Waalaikumussalam… kamu ke sini bukan karena paksaankukan?”   Yusuf yang mengajak Najma berbicara malah didiami oleh Najma. Najma hanya terpaku di tempatnya dengan pandangan yang terarah ke pintu penghubung. Yusuf yang penasaran mengikuti arah pandang Najma dan tidak menemukan siapa-siapa di sana.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN