“Kita dan seisi rumah ini terkirim ke alam Gaib.” Mungkin telingaku agak bermasalah, tapi rasanya aku baru saja mendengar sebuah pernyataan luar biasa. “Hah?” “Jadi Reatur itu bangsa Jin?” Seperti biasa, Rena di sampingku menanggapi dengan dingin. Padahal menurutku informasi itu sangat sulit dicerna oleh akal sehat. “Salah satu dari banyak jenis makhluk halus,” jawab Lenka. Penjelasan Len malah menambah ragam pertanyaan lain di kepalaku. Kali ini Maria mulai angkat bicara, “Kau pikir mereka itu Alien?” “Begitulah.” Rena menjawab seraya menggigit punggung jari telunjuk. Gadis itu terlihat berusaha menjaga ketenangan. Padahal aku tahu isi kepalanya pasti tengah berputar liar, mempertanyakan segala sesuatu. Keyakinannya selama ini serasa runtuh karena tak lagi memiliki dasar. Bisa dim

