Mata Max berkeliling panik begitu dia sampai di apartemen dan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Lily. Begitu Max masuk ke apartemen, dia hanya melihat Ipad milik Lily yang berada di dekat pintu utama tergeletak begitu saja. "Lily?! Kau dimana?" Max berteriak, seraya melangkah memasuki kamar utamanya, kamar Lily dan mengecek setiap kamar mandi, balkon, kolam renang, ruang makan, dapur, dan semua tempat di apartemen Lily. Tapi hasilnya nihil, Lily tidak ada di apartemen. Max menatap jam dinding yang saat ini menunjukan pukul setengah sebelas malam. Max tahu, dia salah. Karena dia lagi-lagi terlalu larut oleh pekerjaan dan melupakan janji makan malamnya dengan Lily. Max masih mondar-mandir berkeliling apartemen dengan hati yang berdegup kencang. Pikirannya sudah melayang kemana-mana

