THIRTY SIX

1485 Kata

Langkah kaki Shayla melangkah makin cepat ketika dia melihat Sean dan Risya yang sedang duduk di kursi ruang tamu yang megah di rumah Shayla. "Ma, Pa!" "Shayla!" Risya langsung memeluk Shayla yang notabene sudah di anggap sebagai anaknya sendiri oleh Risya dan Sean. "Bagaimana kabarmu, sayang? Selamat atas kelahiran anakmu. Maaf mama dan papa baru bisa menjengukmu. Kau tahu sendiri bukan, kalau papamu begitu gila kerja di Indonesia." "Terimakasih, mama." Shayla membalas pelukan Risya, lalu tersenyum ketika Risya mencium kedua pipi Shayla dengan sayang. "Kau tentu tidak melupakan papamu, bukan?" "Tentu tidak, papa." Shayla melepas pelukannya dari Risya, lalu menghambur ke pelukan Sean. "Papa dan Angelo sama saja, gila kerja. Beristirahatlah, papa." "Oh, aku bukan tipe orang yang ingi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN