THIRTEEN

947 Kata

Kamar Max dan Shayla sudah hening saat ini. Keduanya sudah tertidur di balik selimut setelah melakukan kegiatan mereka yang begitu memuaskan tadi malam. Tapi keheningan itu buyar ketika alarm ponsel Shayla berbunyi dengan suara yang begitu memekakan telinga. "Matikan alarm sialanmu itu." Suara Max serak, tapi dia masih belum bisa membuka matanya. Kantuk masih menguasai dirinya. Shayla berusaha bergerak ke kiri, mengambil ponsel di nakas yang ada di sebelah kirinya. Tapi lengan Max melingkari pinggangnya dan kaki Max menjepit paha kanan Shayla. Kalau di lihat, Shayla seolah menjadi guling bagi Max. "Shayla, Matikan alarm itu..." Max mengerang sebal, tapi masih tak melepaskan tangannya dari Shayla. "Max, lepaskan tanganmu. Aku jadi tidak bisa bergerak." Ucap Shayla, sama seraknya dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN