Worried

1700 Kata

Hana meletakkan pakaian Erkan dengan tergesa-gesa dan langsung berlari menuju kamar mandi dimana Erkan nampak sedang mandi dan tidak mendengar Hana mengetuk pintunya. Dan tidak ada pilihan lain bagi Hana dengan menahan rasa mualnya lalu berlari menuju kamar mandi yang berada dekat pantry apartement mereka. " Sayang.... Kamu udah bangun? Hana..." panggil Erkan yang tidak menemukan Hana di dalam kamar tidurnya dan hanya mendapatkan satu set pakaian untuk ia pakai ke kantor yang Hana letakkan di atas tempat tidurnya. Hana yang mendengar Erkan memanggil namanya lalu kemudian mengusap keringat yang ada di keningnya dan mencoba memperbaiki ekspresi wajahnya setelah muntah beberapa kali. " Ya by....Bentar..." Hana lalu memasuki kamarnya sambil mengikat ekor kuda rambut panjangnya. " Kamu la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN