Erkan membuka matanya dan menyadari jika Hana tidak lagi berada di sisinya saat ini. Ia lalu segera beranjak dan mencari keberadaan Hana meski ia masih merasa sedikit mengantuk karena sedikit khawatir jika saja wanita itu kembali ke rumah Miranti dan bertemu orang-orang yang bisa menyakitinya. " Hana....Hana..." panggil Erkan sambil mencari ke seluruh ruangan dan masih belum menemukan istrinya. " Dia kemana sih?" tanya Erkan. Erkan lalu mengambil ponselnya yang semalam ia tinggalkan di ruang kerjanya untuk menelepon Hana. " s**t! Aku kan nggak punya nomernya" ucapnya kesal. " Luar biasa Erkan. Nomer istri sendiri bahkan nggak tahu!" Erkan lalu menelepon Erya. Satu-satunya orang yang dapat ia tanyai tanpa harus menerima resiko akan mendapat sedikit wejangan. " Halo Kak..." jawab Ery

