Hana lalu beranjak masuk ke kamarnya dan menuju walking closet yang berada di sisi lain kamar tersebut. Mengemasi barangnya dan berniat untuk meninggalkan rumah ini untuk sementara tanpa sepengetahuan Miranti, satu-satunya orang yang peduli dan menginginkannya di rumah ini. Hana hanya mengambil pakaian yang telah ia miliki sebelum memasuki rumah tersebut lalu menarik koper kecilnya menuju tempat tidur Erkan. Ia lalu duduk di meja kerja Erkan dan menelungkupkan wajahnya kedalam lengannya. Tangisnya pun tak kuasa lagi ia tahan dan kini tumpah di dalam lengannya. Perlakuan Velly padanya sangat menyakiti hatinya dan melukai harga dirinya saat ini. Ia kembali mengingat perkataan dan perbuatan Velly tadi padanya sewaktu Hana baru memasuki rumah. * " Kamu kira setelah gagal mendapatkan hati

