04. Di Gebukin

1032 Kata
"Glenn Dia siapa?" "Itu anak kelas X, tapi gue gak tau namanya siapa" saut Glenn "Yah, padahal gue pengen tau namanya" jawab Elma lesu. Tapi pandangan nya tak lepas dari cowok itu Senyum dan tawa cowok itu membuat jantung Elma berdetak tak beraturan. "Senyum nya buat gue sakit jantung" batin Elma "Emang kenapa sama tu cowok El?" Tanya Ayu "Imut banget. Liat tu senyum nya. Ya ampun pengen gue bawa pulang " heboh Elma Teman-teman nya hanya memutar bola mata malas. "Lagian Lo ada-ada aja sih, di Tembak banyak cowok Lo gak tertarik, nah sekali nya liat adek kelas yang masih polos gitu Lo tertarik" Tika tak habis fikir dengan sahabat nya ini "Lagian mereka cocok koq" celetuk Jihan "Masa si Han?" Saut Elma "Ihh gue jadi malu" "Iya, sama-sama bocah" ucap Jihan Elma Kontan mem berengut mendengar jawaban Jihan "Glenn Pokoknya gue gak mau tau, kenalin gue sama dia" pinta Elma sambil bergelayut manja di tangan Glenn "Apaan sih Lo bocil. Kenalan sendiri lah, udah gede juga" saut Glenn "Ihh Glenn jahara, gue kan malu" "Lagian Lo juga aneh El, masak suka sama bocah gitu. Lo liat tu, dari semua anak basket, dia yang paling bocah" ucap Ayu "Udah gue bilang mereka sama" sambar Jihan "POKOKNYA KALIAN HARUS BANTU IN GUE KENALAN SAMA DIA TITIK" putus Elma ********** Saat ini Elma dan Glenn sedang berjalan di lorong sekolah di lantai dasar. Mereka baru saja di suruh oleh guru sejarah untuk mengembalikan buku paket di perpus. Tentu saja sepanjang jalan Elma misuh-misuh gak jelas karena harus turun tangga sembari membawa tumpukan buku yang lumayan berat. Di tambah lagi mereka berdua masing-masing membawa 10 buah buku paket. Tak ayal tangan dan kaki mereka jadi pegal-pegal. Untung lah 10 menit lagi Bell. Jadi setelah ini mereka bisa Langsung pergi ke kantin sekolah. "Pegel banget tangan ama kaki gue Glenn" keluh Elma pada Glenn "Emang Lo kira cuma Lo doang yang pegel, gue juga kali" "Tapi kan Lo cowok. Harus nya Lo kuat dong" sewot Elma "Ya kagak ngaruh lah cil" Glenn sering memanggil Elma dengan sebutan bocil. Karena badan Elma yang kecil, wajah baby face dan tingkah nya yang kadang kala masih kekanak-kanakan. "Pelan-pelan jalan nya dong Glenn" keluh Elma "Aduh, Kantin koq jadi jauh banget ya, tenggorokan gue udah kemarau ini" cerocos Elma "Lo ngomong mulu sih cil, yang ada Lo makin haus tau gak." sebal Glenn Saat mereka berjalan melewati toilet murid yang berada di lantai bawah. Tiba-tiba saja terdengar suara keributan dari dalam toilet. BUGH... BUGH... "Rasain Lo" terdengar suara seseorang berbicara. "Eh cil suara apaan tu?" Tanya Glenn "Ya mana gue tau" jawab Elma polos "Dari arah toilet cil. Ayok kita datengin. Kali aja ada yang berantem" ajak Glenn "Ayok-ayok. Gak bisa di biarin ini" ucap Elma Elma memang tidak suka dengan perkelahian. Walaupun dia anak taekwondo tapi tetap saja berkelahi disekolah itu tidak baik menurut nya. "Kenapa sih Lo kayak gini kak, salah gue apa?" Ucap suara di dalam sana "Lo pantes di gini in tau gak hahaha?" ucap suara yang bersahutan dari dalam toilet pria. "Eh beneran ada yang berantem" ucap Elma "Lo pikir Lo hebat iya? Lo pikir Lo lebih hebat dari gue karena Lo bisa masuk tim Basket?" Semakin dekat dengan pintu toilet semakin kuat pula suara adu mulut itu. Glenn mencoba membuka pintu, tapi di kunci. "sial di kunci pintu nya" ucap Glenn "dobrak aja Glenn" saran Elma "Woi, siapa di dalam?" Tanya Glenn dari luar toilet "BERISIK, PERGI JANGAN IKUT CAMPUR" terdengar jawaban dari dalam. Tanpa aba-aba Glenn mendobrak pintu toilet tersebut "WOI NGAPAIN KALIAN?" Teriak Glenn Terlihat seorang anak laki-laki sedang memukuli adik kelas nya di dalam toilet. Terlihat seorang siswa yang di pukuli sudah babak belur di buat nya "Eh, ada sang pahlawan" saut si cowok yang tadi memukul sang adik kelas "Lo lagi Lo lagi Bim, gak capek Lo cari masalah di sekolah ini" ketus Glenn "Gak usah ikut campur deh Lo" ucap Bimo. Si biang kerok kerusuhan dan merupakan preman sekolah yang kerap kali membuat kerusuhan. "Siapa Glenn?" Tanya Elma dari luar "Biasa, si preman sekolah" saut Glenn Santai "Eh, ada El. Kangen Lo sama gue?" Tanya Bimo "Najis" saut Elma "Lo mukulin orang lagi? Gak insyaf-insyaf Lo ya udah kelas XII" ucap Elma Tatapan Elma langsung mengarah ke Korban yang tadi di pukul oleh Bimo. Betapa kaget nya Elma saat melihat si adek kelas nya yang sangat imut dan lucu itu di pukul hingga babak belur. sontak saja Elma terkejut dan tak terima wajah polos nan imut itu kini malah berubah menjadi babak belur. "EH, BIMO SETAN LO YA, LO APA IN INI ANAK ORANG" Elma histeris melihat adek kelas imut nya babak belur dan terkulai lemah di lantai toilet. Kontan saja Elma menarik kerah baju Bimo dan meninju perut Bimo BUGH... "Sialan ya Lo anak dakjal" ucap Elma "Apaan sih Lo El?" Hardik Bimo "Lo yang apaan? Kenapa mukulin adek kelas kayak gitu?" Marah Elma "Udah El, udah" lerai Glenn. "Sekarang Lo bawa aja tuh adek kelas ke UKS. Biar Bimo gue yang urus" sambung Glenn "K.. koq gue gue sih Glenn?" Tanya Elma gugup sembari berbisik kepada Glenn "Ya terus siapa lagi? Kan disini cuma ada Lo sama gue" "Ta tapi kan gue malu Glenn" bisik Elma "Ya Elah mainunah" ucap Glenn sambil mendorong jidat Elma dengan telunjuk nya "Eh bocil, kata nya Lo mau kenalan?" Bisik Glenn "Iya sih tapi gue malu" jawab Elma yang masih berbisik juga "Ya udah gue panggil anak lain aja" putus Glenn "Eh jangan" cegah Elma. "Eh kalian ngapain bisik-bisik?" Tanya Bimo bingung "Apaan sih Lo anak dakjal. Ikut campur aja" cerca Elma "Yang ada Lo yang ikut campur urusan gue" balas Bimo sewot "enak aja, Lo tuh yang gak punya ot*k main pukul anak orang sembarangan" sewot Elma "Ah udah ah, Lo ikut gue ke BK" ucap Glenn sambil menarik kerah belakang baju Bimo "Dan Lo cil, urus dia" ucap Glenn pada Elma sambil menunjuk si adek kelas yang masih terduduk di lantai. "waduh kenapa mesti gue sih" batin Elma "ya ampun, babak belur gini juga masih keliatan imut banget sih ini adek kelas. bikin jantung gue maraton aja " "MAMA TOLONG ANAK MU INI" jerit Elma dalam hati..
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN