“Tapi apa Mas Abi mau memberikannya dengan begitu aja? Coba kamu pikirkan dengan tenang, bagaimana dengan butik dan mimpimu? Sepertinya Mas Abi memiliki rencana besar. Meski kamu meminta saham sekalipun pasti akan dipersulitnya,” ucap Emma dengan bijak. “Benar juga ya … aku harus bertahan dan mempersiapkan hatiku kalau harus berhadapan dengannya sewaktu-waktu. Aku nggak mau diperlakukan kasar lagi! Aku pasti bisa dan tolong bantu aku ya, please,” pinta gadis pemilik mata indah tersebut. Tampak Alka berpikir. Menurutnya, apa yang dikatakan oleh sahabat baiknya ada benarnya. Mana mungkin kakak laki-lakinya dengan mudah akan memberikan hak-nya jika ada sebuah rencana besar di baliknya. Lagi-lagi Alka khawatir. Gadis cantik itu takut kehadirannya di perusahaan milik Arsa akan diketahui o

