Cinta dan Benci ibarat mata pisau dengan dua sisi Mana yang mengenaimu itulah yang akan terasa *** Asyifa merangkul Anita yang terbaring di ranjangnya. Menangis sejadinya yang membuat Anita bertanya-tanya. Jika Asyifa sedih karena dia sakit, gak akan sampai seperti ini juga nangisnya. "Hei...udah, aku gak papa loh!" ucap Anita agak serak. Anita menoleh Adrian yang ada disamping kirinya. Namun Adrian hanya mengangkat bahu saja. Shanti juga sama herannya dengan Anita. "Hiks..hiks..jangan sakit.. hiks..hiks.. semua khawatir tahu! hiks..hiks.." Asyifa berkata disela tangisnya. Anita hanya tersenyum kecil. "Iya ini sudah sembuh" jawab Anita mengenggam tangan Asyifa. Adrian mengajak Shanti keluar dari kamar. Adrian ngerti banget gimana mereka kalau sedang berdua, dunia hanya milik mereka.

