Yoshi kembali menemui kedua orang tuanyà. Dia memberi pengertian pada mereka. Dan juga meminta mereka istirahat agar tidak lelah saat acara nanti. Tinggallah Yoshi dan Hana berdua disana. "Hana...kau juga istirahatlah. masih ada satu kamar kosong didekat teras samping. Kasihan anakmu kalau kau capek." Yoshi menatap Hana lembut. "Mas...aku harus bagaimana dengan anak ini? anak ini pasti butuh orang tuanya." Hana menunduk. "Jika kau tidak keberatan biar aku dan Anita yang merawatnya. Dia akan jadi anak kami kan?" Yoshi mengucapkan itu tanpa senyum sama sekali. "Mas...aku ibunya. apa aku harus terpisah dengan anakku?" jawab Hana dengan emosi. "Lalu apa yang kau inginkan?" tanya Yoshi heran. "aku mau rujuk dengan mas..." ucap Hana memandang Yoshi nanar. "Aku menikah hari ini, bagaima

