Part 22 - It was Joke

2098 Kata

Orlando menatap Disya dengan serius. Sedangkan Disya? Tentu saja ia terdiam kaku dengan mulut yang tidak mampu terbuka. Pikirannya kacau saat ini. Antara percaya atau tidak dengan ucapan Orlando barusan. "Sepertinya mendengar ucapan gue barusan membuat lo syok mendadak ya?" Orlando mencoba bergurau agar Disya kembali normal. Pasalnya, dia sudah lama menunggu jawaban yang keluar dari mulut Disya. Masih tidak ada jawaban. Dan hal itu membuat Orlando yakin, Disya benar-benar shock. "Disya!" Tubuh Disya tersentak kaget. "Astaga ya amplop." Latah gadis itu. "Segitunya banget ya Dis efeknya. Padahal gue cuma becanda." Ucap Orlando dengan sarkastik membuat Disya menahan amarahnya. Ini perasaan bukan untuk dimainkan. Becandanya Orlando itu tidak lucu sekali, karena efeknya membuat Disya perc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN