Semenjak kemarin Louisa selalu menghindari Diego. Seperti tidur lebih dahulu sebelum Diego pulang atau masih pura-pura tidur ketika Diego akan pergi ke kantor. Louisa hanya tidak bisa menggunakan otaknya dengan baik, ia tidak tau apa yang harus ia lakukan ke depannya. Jika bisa, ia ingin pura-pura mati saja di depan Diego. Karena Louisa tidak tau yang mana yang lebih sakit. Pura-pura tidak tau jika tidak terjadi apa-apa dengan pernikahan yang seumur jangung ini atau justru bertanya pada Diego tentang kebenaran dan lebih terluka. Louisa menghela napas, ia tidak ingin bertemu dengan Diego saat ini apalagi mengambil keputusan di saat seperti ini. Mengambil keputusan di saat dirinya sedang marah bukanlah jalan keluar yang baik. Louisa butuh waktu untuk memikirkannya dan mendinginkan kepalany

